Kedapan Miliki Bahan Baku Ekstasi, Warga Lamteng di Gulung Satnarkoba Besama Bea Cukai

By Lintas Merah 27 Apr 2021, 21:00:48 WIB Lampung Tengah
Kedapan Miliki Bahan Baku Ekstasi, Warga Lamteng di Gulung Satnarkoba Besama Bea Cukai

Lampung Tengah, LM (SMSI)- Sat Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah,  bersama bea dan cukai Lampung, tangkap seorang pemuda lantaran  kedapatan memesan bahan . Baku  Narkoba jenis xtacy dari Amsterdam Belanda.

Hal itu dijelaskan  oleh Waka Polres Lamteng Kompol Suparman, yang didampingi Kabag Ops Kompol Juli Sundara, Kasat Res Narkoba Lamteng AKP Dwi Atma Yofi Wiranrata Selasa (27/4/2021).

 

Hadir juga dalam Konfrensi Pers tersebut perwakilan dari Bea Cukai Bandar Lampung  Fobby T bersama Arif Eno.

Wakapolres kompol Suparman mewakili Kapolres Lamteng AKBP Popon Ardianto Sunggoro., mengatakan pelaku berinisial  AU berhasil diamankan atas kerja sama Sat Narkoba dengan Bea Cukai.

 

Pada (6/4/2021)  pihak Bea dan cukai mendapatkan informasi akan adanya pengiriman bahan baku Narkoba yang dipesan seorang warga Lamteng dari Amsredam Belanda. "Au berhasil masuk ke web orang  Amsterdam Belanda, dan. Mampu bertransaksi bahkan paket pesanannya pun dikirim," jelas Wakapolres.

 

Awalnya  kata Kasat Narkoba, pihaknya mendapat informasi bahwa akan ada transaksi Extasi. Bersama dengan Bea Cukai Bandar Lampung  melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap AU berikut barang-buktinya. Yakni serbuk bahan baku Narkoba didalam Plastik.

Menurut Kasat Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah Iptu Dwi Atma Yofi Wirabrata, tersangka AU adalah seorang warga pakar IT, yang memiliki basis pendidikan  khusus.

 

Hal itu terbukti dengan ditemukan aplikasi diponselsnya yang digunakan untuk menerima atau mendapatkan Paket dari situs Online Versus yang dari Amsterdam Belanda, Dengan cara pembayaran melalui aplikasi LUNO.

 

Untuk menggunakan aplikasi Lumo pelaku harus sudah deposit sebelumnya ke rekening aplikasi LUNO dan mengkonfersi ke BITCOIN.

Pelaku, dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Setiap orang tanpa hak atau menawarkan untuk di jual, menjual, membeli, menerima menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I yang beratnya melebihi 5 (lima) gram dan memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 (lima) gram, Dipidana dengan hukuman penjara selama 20 Tahun Penjara atau hukuman Mati. (Gun).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment